BP-PAUD Dikmas NTB – Pendidikan Keaksaraan adalah layanan pendidikan bagi warga masyarakat buta aksara latin agar memiliki kemampuan membaca, menulis, berhitung, berbahasa Indonesia, dan menganalisa sehingga memberikan peluang untuk aktualisasi potensi diri. Pendidikan keaksaraan terbagi menjadi dua jenjang yaitu pendidikan keaksaraan dasar dan pendidikan keaksaraan lanjutan.

Foto bersama usai pelaksanaan Ortek Pendidikan Keaksaraan dasar literasi mitigasi bencana

Balai Pengembangan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Nusa Tenggara Barat memiliki memiliki tugas untuk melaksanakan pengembangan program dan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat. Dalam menjalankan tugas tersebut, BPPAUD dan Dikmas NTB memiliki fungsi menyelenggarakan pengembangan program PAUD dan Dikmas. Pelaksanaan pengembangan program PAUD dan Dikmas diselenggarakan melalui pengembangan model untuk memecahkan masalah di bidang PAUD dan Dikmas.

BPPAUD dan Dikmas NTB tahun ini mengembangkan model “Pendidikan Keaksaraan Dasar Literasi Mitigasi Bencana”. Model ini merupakan pengembangan pendidikan keaksaraan dasar yang menekankan peningkatan kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia melalui literasi mitigasi bencana.

Tim pengembang beranggotakan Gunawan, M.Pd sebagai ketua tim serta Irham Yudha Permana, S.Pd sebagai anggota. Tim pengembang menyusun naskah model dan tiga seri bahan ajar sebagai kelengkapan keseluruhan dari model yang dikembangkan. Bahan ajar yang disusun berjudul “Seri 1 – Bencana Alam”, “Seri 2 – Mitigasi Bencana”, dan “Seri 3 – Belajar Berhitung Fungsional”.

Tahap awal ujicoba konseptual model dilaksanakan dengan memberikan orientasi teknis kepada lembaga tempat ujicoba model. Lokasi ujicoba model bertempat di PKBM Putri Nyale Kabupaten Lombok Tengah. Orientasi teknis dilaksanakan oleh tim pengembang pada tanggal 1 Agustus 2019. Sasaran orientasi teknis adalah tutor dan pengelola PKBM Putri Nyale. Materi orientasi teknis antara lain Permendikbud Nomor 86 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keaksaraan Dasar, Model Pendidikan Keaksaraan Dasar Literasi Mitigasi Bencana, serta Metode dan Strategi Pembelajaran.