BPPAUD dan Dikmas NTB  – Melalui program kerjanya berupaya secara nyata untuk selalu bisa berkontribusi bagi masyarakat luas dalam hal peningkatan mutu pendidikan bagi anak usia dini maupun bagi pendidikan masyarakat.

Sebagai bentuk realisasinya, BPPAUD dan Dikmas NTB bermitra dengan PKBM Tunas Harapan melakukan pembinaan dan pelatihan di bidang keterampilan membuat sarung golok bagi warga yang berada di lingkungan sekitar PKBM.

Peserta yang mengikuti pelatihan pembuatan sarung golok berjumlah 20 orang

PKBM Tunas Harapan ini berlokasi di brembeng, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, merekrut 20 orang warga untuk diberikan tambahan pengetahuan pembuatan sarung golok selama lima hari mulai tanggal 7 s.d. 11 November 2018.

Keterampilan ini dianggap sangat tepat dilaksanakan karena kebanyakan warga adalah pengerajin sarung golok, seperti disampaikan oleh ketua PKBM, Saiful, pada saat melaporkan tentang pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut, “Alhamdulillah kegiatan yang diberikan kepada kami ini sudah sangat tepat karena kebanyakan warga kami adalah pengerajin dan kemudian ini adalah salah satu cara agar kami dapat mengembangkan potensi yang ada di wilayah ini”.

Pemberian alat kerja oleh Kepala BPPAUD Dikmas NTB secara simbolis, menandakan kegiatan pelatihan pembuatan sarung golok resmi dibuka.

“Kemudian kegiatan ini juga akan ada peningkatan kualitas dalam pengerjaannya sehingga dalam segi pemasarannya dapat lebih baik dari sebelumnya, kami telah menyiapkan ruangan-ruangan untuk pengerjaannya sehingga kami harapkan peserta ini dapat menjadi pengrajin yang profesional’ tutup saiful.

Senada dengan ketua PKBM, kepala desa Pengenjek juga mengatakan bahwa rasa terima kasih kepada BPPAUD dan Dikmas NTB atas adanya program kerjasama ini karena ini adalah upaya untuk mempercepat pemberdayaan UMKM di daerah sini agar dapat baersaing dengan produksi-produksi dari jawa.

“Saya harapkan bagaimana pelatihan ini dapat berlanjut sehingga kedepannya home industri dapat lebih maju lagi, dan juga agar teman-teman disini mengikuti pelatihan ini dengan serius agar hasilnya bisa maksimal dan Inshaallah pemerintah desa akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan melihat karakter yang ada di desa”