BP PAUD dan DIkmas NTBProgram Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan dari program sebelumnya terkait transformasi sekolah. Program ini akan mengakselerasi sekolah negeri dan swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1 – 4 tahapan lebih maju.

Program Sekolah Penggerak secara umum berfokus pada pengembangan SDM Sekolah, terutama Kepala Sekolahnya.

Terkait Program Sekolah Penggerak tersebut maka BP PAUD Dikmas NTB pada hari ini Jum’at 1 Oktober  2021 menyelenggarakan Coaching Clinic Program Sekolah Penggerak Tahap II di Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Utara dengan 50 Peserta dari Kepala Sekolah PAUD dan TK se-Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Utara Adenan, M.Pd.  memberikan sambutan dan pembukaan secara resmi. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa seluruh Kepala Sekolah PAUD dan TK yang ada di Kabupaten Lombok Utara disarankan untuk mengikuti Program Sekolah Penggerak ini, yang mana sudah didukung penuh oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Samsu, SH melalui video komitmennya, disamping itu salah satu manfaatnya adalah kesempatan menjadi katalis perubahan bagi satuan Pendidikan lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh narasumber dengan Kebijakan Program Sekolah Penggerak oleh Kepala BP PAUD dan Dikmas NTB Drs. Suka, M.Pd. Beliau menyampaikan hal yang penting yaitu, “Program Sekolah Penggerak terdiri dari lima intervensi yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan : 1) Pendampingan konsultatif dan asimetris, Program kemitraan antara Kemendikbud dan pemerintah daerah di mana Kemendikbud memberikan pendampingan implementasi Sekolah Penggerak; 2) Penguatan SDM sekolah, Penguatan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Penilik, dan Guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif (coaching one to one) dengan pelatih ahli yang disediakan oleh Kemdikbud; 3) Pembelajaran dengan paradigma baru, Pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter yang sesuai nilai-nilai Pancasila, melalui kegiatan pembelajaran di dalam dan luar kelas; 4) Perencanaan berbasis data, Manajemen berbasis sekolah: perencanaan berdasarkan refleksi diri sekolah ; 5) Digitalisasi sekolah, Penggunaan berbagai platform digital bertujuan mengurangi kompleksitas, meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang disesuaikan.

Setelah pemaparan Kebijakan mengenai Program Sekolah Penggerak oleh Drs. Suka, M.Pd dilanjutkan oleh Baiq Vina Handayani, S.Pd Widyaprada BP PAUD dan Dikmas NTB yang memberikan bimbingan teknis terkait desain dan strategi implementasai PSP tahun 2021 mulai  dari tahap pendaftaran, seleksi, sampai dengan implementasi.

Karena sebelumnya telah disosialisasikan mengenai Program Sekolah  Penggerak di Kabupaten Lombok Utara, narasumber hanya melakukan pembimbingan kepada peserta yang sesuai daftar telah menjadi kandidat, untuk melakukan “submit” atau pengiriman data berkas CV dan essay.