BP PAUD dan Dikmas NTB – Peran serta masyarakat dalam kegiatan penyelenggaraan pelayanan publik diwujudkan dalam bentuk kerjasama, pemenuhan hak dan kewajiban masyarakat, serta peran aktif dalam penyusunan kebijakan pelayanan publik yang dimulai sejak penyusunan kebijakan sampai dengan evaluasi kebijakan. Dalam rangka pelaksanaan partisipasi masyarakat tersebut, perlu adanya koordinasi antara pemerintah (penyelenggara pelayanan) dengan masyarakat sebagai pengguna layanan yang diwadahi dalam bentuk Forum Konsultasi Publik.

BPPAUD dan Dikmas NTB sebagai salah satu UPT Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang memiliki visi “Terwujudnya satuan PAUD dan Dikmas yang berbudaya mutu dan berdaya saing nasional tahun 2020-2024, menyelenggarakan dan menyediakan berbagai layanan yang terkait dengan PAUD dan Dikmas kepada masyarakat. Karenanya pada hari ini Selasa (28/09/2021) BP PAUD dan Dikmas NTB menyelenggarakan Kegiatan Forum Konsultasi Layanan Publik yang dihadiri oleh 40 peserta yang berasal dari Kepala SKB, Kepala Seksi PAUD dan Dikmas serta Kepala Sekolah TK dan PAUD  bertempat di Wisma Disiplin BP PAUD dan Dikmas NTB. Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1). Mensosialisasikan layanan publik yang disediakan BPPAUD dan Dikmas NTB; 2).Melakukan review SOP eksternal BPPAUD dan Dikmas NTB; 3). Membangun dan menguatkan komunikasi dengan berbagai lembaga mitra dan stakeholders PAUD dan Dikmas di NTB.

Di dalam kegiatan ini Kepala BPPAUD dan Dikmas NTB Drs. Suka, MPd menjelaskan tujuan dari Forum Konsultasi Layanan Publik, salah satuya menyelaraskan kebijakan dan kondisi penyelenggaraan layanan sesuai dengan harapan publik, dan meminimalisir dampak kebijakan yang dapat merugikan publik dan memastikan penyelenggara FKP sesuai dengan peraturan menteri PANRB Nomor 16 tahun 2017 tentang pedoman penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di lingkungan Unit penyelenggara pelayanan publik. Pada kegiatan tersebut Kepala BPPAUD dan Dikmas NTB tidak lupa menyampaikan kepada seluruh peserta untuk terus mengikutsertakan masyarakat sebagai upaya membangun sistem penyelenggaraan pelayanan Publik yang adil, transparan, dan akuntabel. Pada kesempatan ini, Suka meminta seluruh peserta untuk dapat berpartisipasi aktif menyampaikan saran, usulan dan masukan sehingga forum ini tidak hanya sebagai formalitas saja tapi memiliki nilai.