BP-PAUD dan Dikmas NTB – Mewujudkan pendidikan yang terbaik mempunyai tantangan tersendiri dari masa ke masa. Sebelum pandemi covid-19, berbagai upaya dan kegiatan-kegiatan pendidikan secara leluasa dapat dilakukan dengan bertatap muka secara langsung. Sejak adanya pandemi ini, berbagai kegiatan di dunia pendidikan menjadi sangat terbatas baik proses belajar mengajar maupun proses birokrasi di dalam kementerian pendidikan. Namun pandemi covid-19 kemudian tidak lagi menjadi hambatan melainkan tantangan yang dapat dijalani dengan cukup baik di dunia pendidikan. Untuk itu, meski Menteri Pendidikan tidak turun langsung ke daerah-daerah untuk bertatap muka dengan para pegawai, hal ini dapat dilakukan dengan baik melalui media daring.

Kamis, 25 Maret 2021 Plt. Kepala bersama seluruh pegawai BP-PPAUD dan Dikmas NTB mengikuti kegiatan Jumpa Sapa Bersama Mas Menteri UPT Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Zona III melalui pertemuan virtual. Selain di dua ruangan besar yang telah disiapkan (Ruang Teleconference dan Ruang Rapat Sangkareang), kegiatan Jumpa Sapa ini juga diikuti beberapa pegawai BP-PAUD dan Dikmas NTB di ruang kerja masing-masing untuk menjaga protokol kesehatan. Para pegawai mengikuti kegiatan jumpa sapa dengan penuh hidmad dan semangat bersamaan dengan seluruh pegawai Kemendikbud dari 12 UPT lain di Zona III.

Pada momen ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang lebih akrab disapa Mas Menteri memberikan kebebasan kepada seluruh peserta untuk bertanya padanya mengenai hal pribadi dan profesional secara terbuka. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh para peserta karena banyak sekali yang bertanya maupun memberikan masukan secara langsung ataupun melalui kolom Q&A yang telah disediakan pada pertemuan kali ini.

Tujuan dilaksanakannya jumpa sapa bersama Mas Menteri ini tidak lain untuk meningkatkan pemahaman seluruh pegawai kementerian pendidikan dan kebudayaan terhadap visi dan komitmen menteri pendidikan dan kebudayaan sehingga dapat memotivasi seluruh pegawai untuk bekerja lebih baik lagi dari sebelumnya. Ada beberapa elemen penting yang disampaikan dalam jumpa sapa tersebut antara lain :

  1. Semua Kepala UPT untuk berani mengambil resiko melakukan exsperimen-exsperimen didalam melakukan program-program inovasi untuk kemajuan daerah setempat.
  2. Semua kepala UPT pada tahun 2025 mejadi lulusan program seperti guru penggerak dan menjadi impluencer-impluencer perubahan di dunia pendidikan di daerah masing-masing.
  3. Pada tahun 2025 semua tugas UPT sudah aoutomasi sistem management berbasis elektronik dan berkolaraborasi dengan sekolah-sekolah untuk terus mendorong agar berinovasi.
  4. Pesan terhadap orang tua untuk selalu menyediakan waktu untuk anak, serta mewajibkan membacakan buku setiap hari dan tidak boleh memberikan Gadget kepada anak tanpa didampingin oleh orang tua langsung. Dan hal yang terpenting adalah selalu menyediakan buku-buku yang dibutuhkan anak untuk meningkatkan kemapuan literasi dan kemapuan berpikirnya.