BP-PAUD dan Dikmas NTB – Pamong Belajar BPPAUD dan Dikmas NTB mengembangkan model “Pendidikan Keaksaraan Dasar Dengan Pendekatan Seni Teater Tradisional” pada tahun 2020. Model ini merupakan pengembangan pendidikan keaksaraan dasar yang menekankan peningkatan kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia melalui pengenalan cerita dan pertunjukan seni teater tradisional. Model ini disusun untuk program pendidikan keaksaraan dasar yang di dalamnya memuat seni teater tradisional yang diintegrasikan dalam proses pembelajaran baik dari segi konten tema pembelajaran maupun metode pembelajaran.

Tim pengembang beranggotakan M. Romadoni, S.Pd sebagai ketua tim serta Irham Yudha Permana, S.Pd  dan Fauziyah Syahrawati, M.Ed sebagai anggota. Tim pengembang menyusun naskah model, kurikulum, panduan tutor dan enam seri bahan ajar sebagai kelengkapan keseluruhan dari model yang dikembangkan.

Proses pembelajaran model Pendidikan Keaksaraan Dasar Dengan Pendekatan Seni Teater Tradisional.

Proses pengembangan model dilaksanakan mengacu kepada Perdirjen Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Model PAUD dan Dikmas. Salah satu tahapan yang dilakukan pada proses pengembangan model adalah uji coba konseptual. Uji coba konseptual model bertujuan untuk mengukur tingkat efektifitas, kemenarikan, dan keterlaksanaan model baik dari sisi konsep maupun implementasinya.

Lokasi ujicoba model konseptual bertempat di PKBM Bimas, Desa Rambitan Kabupaten Lombok Tengah pada tanggal 28 September s.d 20 Oktober 2020. Sasaran uji coba merupakan peserta didik pendidikan keaksaraan dasar sejumlah 2 kelompok eksperimen dengan masing-masing kelompok 10 orang. Langkah pelaksanaan kegiatan uji coba konseptual ini adalah mulai dari pre-test, pendampingan, dan post-test. Hasil uji coba konseptual ditindaklanjuti dengan analisis untuk mengetahui tingkat efektifitas, tingkat kemenarikan, dan tingkat keterlaksanaan model sebelum memasuki tahapan uji coba operasional model.