BP-PAUD dan Dikmas NTBLuasnya wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang meliputi Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa membuat pembangunan di antara keduanya kerap kali tidak seimbang. Akses jalan, infrastruktur dan kepadatan penduduk menjadikan stakeholder terkait lebih memilih memfokuskan program dan kegiatan di Pulau Lombok.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Lalu Nasrullah Wijaya Kusuma, SP., MH., Kepala Forum Komunikasi PKBM se-NTB. Bagi Pak Nas, sapaan akrabnya, Lombok dan Sumbawa adalah kesatuan wilayah yang harus berimbang dalam segala segi. Baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan manusia.

Suasana kegiatan workshop pendampingan dan percepatan akreditasi PKBM di Sumbawa.

Itulah sebabnya dalam kerja sama kemitraan yang diinisiasi oleh BP-PAUD dan Dikmas NTB menggunakan dana bantuan pemerintah, Pak Nas melalui FK-PKBM nya lebih memilih menjangkau Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Besar dalam memajukan pendidikan kesetaraan. Kegiatan yang dikemas dalam pembimbingan satuan PKBM menuju proses akreditasi tersebut secara  langsung berdampak pada kualitas layanan yang akan diterima oleh peserta didik di kedua kabupaten tersebut.

Perjuangan menggelar kegiatan yang berada jauh dari ibukota provinsi memiliki tantangan tersendiri. Mendatangkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, mengatasi jarak yang harus ditempuh panitia dan peserta, semua itu diatasi dengan cara turut menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

“Dengan melibatkan Dinas Pendidikan setempat, tidak hanya menunjukkan itikad baik kita dalam membangun suatu daerah, namun juga menambah sumber daya yang dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan”, tutur Nasrullah Wijaya Kusuma usai memberikan sambutan pada kegiatan yang berlangsung 16-17 Desember 2019 bertempat di Hotel Cendrawasih, Sumbawa.

Kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan dari 40 satuan PKBM di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Besar, untuk memperoleh pembimbingan menuju satuan yang terakreditasi. Nona Sakinah, salah satu peserta yang menjabat sebagai bendahara di PKBM Cahaya dalam testimoninya mengaku bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan lembaganya. “Dari berbagai kegiatan serupa lainnya yang pernah saya ikuti, menurut saya  ini yang paling bermanfaat karena berpengaruh langsung terhadap kualitas layanan lembaga kami”, ujarnya.

Kerja sama kemitraan dengan FK-PKBM tersebut salah satu kegiatan dari rangkaian Program Kemitraan BP-PAUD dan Dikmas NTB bersama 5 (lima) lembaga mitra. Selain FK-PKBM ada pula HIMPAUDI Kota Mataram, Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus NTB, serta PKBM Andikpas yang menggelar kegiatannya secara terpisah di Pulau Lombok. Kelima lembaga mitra tersebut mengemban misi berbeda terkait Pengembangan Mutu dan Kompetensi PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan), Pembimbingan Menuju Penerapan 8 Standar Nasional Pendidikan, dan Penerapan Model Pendidikan yang telah dikembangkan oleh Pamong Belajar BP-PAUD dan Dikmas NTB.