BP-PAUD dan Dikmas NTB – Gempa Bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juli dan Agustus tahun 2018 lalu, masih menyimpan duka dan kecemasan bagi masyarakat. Gempa tersebut merenggut ratusan nyawa manusia dan menghancurkan tempat tinggal warga.

Adapun gempa susulan bermagnitudo 5,8 dan 5,2 Skala Richter yang kembali mengguncang Lombok Timur pada Minggu (17/3/2019) lalu, menyebabkan tiga korban jiwa, 36 korban luka-luka dan menyebabkan 9.891 rumah rusak membuat masyarakat merasa cemas dan trauma untuk kembali ke rumah masing-masing. Tidak hanya menghancurkan tempat tinggal, namun sejumlah fasilitas penting lainnya seperti puskesmas, sekolah juga turut hancur.

Untuk itu Tim Tanggap Bencana BP-PAUD dan Dikmas NTB mendata Satuan PAUD dan Dikmas yang rusak akibat gempa, ketua pendataan Hizbul Maududi beserta tim menuju lokasi gempa di Desa Pesanggrahan dan Pringga Jurang Kabupaten Lombok Timur, tim bertemu dengan Kepala Kantor Desa Pesanggrahan dan Pringga Jurang, setidaknya ada beberapa  satuan PAUD yang terdampak akibat gempa, yaitu kategori rusak ringan TK PKK Rinjani, dan kategori rusak sedang PAUD An-Nur, RA Al-Insani NW, PAUD Alam Ta’lam, PAUD Satarul Huda, PAUD Lunggu, PAUD NW, dan PAUD Ananda.

Diharapkan sekitar beberapa hari kedepan setelah gempa tersebut, BP PAUD dan Dikmas akan memberikan bantuan kepada masyarakat dan satuan PAUD yang terkena dampak Gempa, termasuk melakukan kegiatan mengurangi dampak trauma dari bencana alam tersebut diantaranya dengan cara memutar bioskop keliling di lokasi bencana.