BP-PAUD dan Dikmas NTB – Koperasi Setara Bersama Sejahtera atau yang disingkat SAMAS adalah koperasi yang dibentuk oleh BPPAUD dan Dikmas NTB pada tahun 2017, secara legal administrasi koperasi ini berpayung hukum pada beberapa aturan yaitu :

  1. Akta Pendirian Koperasi, No. 136 tanggal 07 Agustus 2017, berdasarkan Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM NPAK. 1783/Dep.I/VII/2015.
  2. Keputusan Menteri Koperasi dan UKM No.005543/BH/M.KUKM.2/X/2017, tentang pengesahan pendirian Koperasi Setara Bersama ejahtera “SAMAS” tanggal 6 Oktober 2017.

Koperasi SAMAS mulai melaksanakan tugas fungsinya pada awal 2018 dengan jumlah anggota sebanyak 71 orang yang merupakan karyawan dan karyawati BPPAUD dan Dikmas NTB ditambah Guru/PTK dari PAUD Semai Harapan.

Pembentukan koperasi ini dihajatkan adalah untuk mengakomodir berbagai kebutuhan alat tulis perkantoran bagi internal balai, kebutuhan perlengkapan di Wisma Disiplin, dan penyediaan jasa catering bagi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan BPPAUD dan Dikmas NTB.

Pada hari Senin yang lalu tepatnya tanggal 21 Januari 2019, Koperasi SAMAS yang baru berusia satu tahun melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2018, yang dihadiri oleh Pembina, Pengurus, Pengawas dan seluruh anggota Koperasi, turut juga mengundang Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi NTB yaitu Drs. H. L. Saswadi, MM.

Drs. Eko Sumardi, M.Pd selaku Pembina Koperasi SAMAS menyampaikan arahan sekaligus membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan Koperasi SAMAS tahun 2018.

Agenda RAT sebagaimana yang disusun oleh pengurus adalah untuk membahas berbagai hal berkaitan dengan pengesahan tata tertib, pengesahan laporan pengurus dan pengawas tahun buku 2018, pengesahan Rancangan Program Kerja tahun buku 2019, penetapan Sisa Hasil Usaha, dan penetapan program kerja tahun 2019.

Sebagai Ketua Koperasi SAMAS, Ahmad Bawazir, dalam laporannya pada acara RAT mengatakan Rapat Anggota Tahunan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota, “rapat anggota tahunan tahun buku pertama sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota” ujarnya.

“sebagaimana diketahui bersama bahwa koperasi SAMAS ini baru berdiri selama satu tahun setelah kita melakukan rapat pada tanggal 20 Januari 2018 yang lalu, dan yang menjadi dasar utama pembentukan koperasi adalah niat dari para karyawan-karyawati BPPAUD dan Dikmas NTB, baik yang PNS maupun non PNS” lanjutnya, dan total modal yang dapat dikumpulkan oleh Koperasi SAMAS pada tahun 2018 sebanyak Rp. 136.536.942,-.”

Ketua Koperasi SAMAS H.Ahmad Bawazir mendampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi NTB yaitu Drs. H. L. Saswadi, MM.

Untuk lebih menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Ketua Koperasi, Eko Sumardi sebagai Pembina Koperasi, berharap agar RAT yang pertama ini bukan sebagai RAT yang terakhir, tapi ada yang pertama, kedua, dan seterusnya, “ini merupakan langkah awal yang sangat baik setelah mendengar apa yang dipaparkan oleh ketua koperasi mengenai adanya modal yang cukup banyak ditambah adanya keuntungan selama satu tahun ini, ini hal yang baik buat kita semua, buat anggota, dan pengurus” jelasnya.

“setelah saya instruksikan untuk dibentuk koperasi maka sah-sah saja jika mengelola catering yang ada di wisma, karena itu merupakan peluang yang harus kita manfaatkan, dan kedepannya  dapat berkembang, tidak hanya berkutat disitu-situ saja, karena disini sangat memungkinkan jika bidang usahanya dibikin bermacam-macam, misalnya pariwisata, travel, tiket dan lain-lain” lanjutnya.

“koperasi ini adalah mitra kantor, jangan sampai terbalik-balik, jangan sampai koperasi yang mendikte kantor, saya tidak mau itu bisa hancur nanti, semua yang terlibat di dalam koperasi ini harus profesional, harus tau kapan sebagai karyawan balai, kapan sebagai pengelola koperasi, harus bisa memilih dan memilah, mari kita menuju koperasi yang berkualitas dan profesional, jangan sampai ada kepentingan-kepentingan pribadi yang bisa mengintervensi dalam kaitannya dengan kelanggengan koperasi kita,” pungkas Eko Sumardi menutup arahannya bagi anggota dan pengurus koperasi.

Kepala Dinas Koperasi yang juga hadir pada kesempatan tersebut menitipkan pesan kepada pengurus dan anggota koperasi SAMAS untuk dapat memanfaatkan koperasi yang telah ada ini bagi kesejahteraan bersama, dan selalu berinovasi dengan mencari peluang-peluang kerjasama bisnis di internal maupun di eksternal salah satunya bermitra dengan Lembaga Ekonomi Umat (LEU) yang dimiliki oleh Dewan Wakaf Nasional.