Drs. Eko Sumardi saat menyampaikan sambutan sekaligus materi kegiatan evaluasi

BP-PAUD dan Dikmas NTB – Pentingnya peran  BP-PAUD dan Dikmas NTB dalam melaksanakan program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat  serta tantangan kedepan yang semakin besar untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat di wilayah kerja Nusa Tenggara Barat, maka sangat penting untuk  melakukan evaluasi terhadap program dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2018.

Kemudian untuk  menilai capaian-capaian yang telah diperoleh selama tahun 2018 guna melakukan perbaikan-perbaikan, serta sebagai upaya peningkatan produktivitas dimasa mendatang BP-PAUD dan Dikmas NTB melaksanakan kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Program PAUD-Dikmas NTB tahun 2018 pada tanggal 2 s.d. 4 Desember 2018.

Kegiatan ini mengundang 80 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se Propinsi NTB, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) se Propinsi NTB, Forum Mitra, dan internal BPPAUD dan Dikmas NTB.

Berdasarkan desain kegiatan yang telah disusun oleh panitia, kami kutip bahwa maksud dan tujuan dari diselenggarakannya evaluasi ini adalah: 1). Untuk memberikan informasi capaian pelaksanaan program dan kegiatan BP-PAUD dan Dikmas NTB tahun 2018; 2). Menyusun strategi untuk meningkatkan mutu pelaksanaan pengelolaan aktivitas organisasi yang lebih baik.

Susasana diskusi kelompok

Berikut pula hasil yang ingin dicapai adalah: 1). Tersampaikannya informasi capaian pelaksanaan program dan kegiatan BP-PAUD dan Dikmas NTB tahun 2018; 2). Tersusunnya strategi untuk meningkatkan mutu pelaksanaan pengelolaan aktivitas organisasi yang lebih baik.

Eko Sumardi, Kepala BPPAUD dan Dikmas NTB menyampaikan kepada seluruh peserta evaluasi agar memberikan masukan, kritikan, dan rekomendasi dalam hal pelaksanaan program kerja yang ada di balai, agar pada tahun 2019 seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh balai dapat lebih mengakomodir harapan dan keinginan dari masyarakat dengan tetap mengacu pada kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas.