Salah satu indikator konsisitensi lembaga pengkaji dan pengembang seperti BPPNFI Regional VII Mataram adalah ketika institusi tersebut (BPPNFI Regional VII Mataram) mampu memobilisasi sumber daya manusia yang berada di wilayahnya untuk melakukan pengkajian dan pengembangan model, atau mengaktualisasikan idenya lewat tulisan yang terpublikasi di media massa atau jurnal ilmiah. Manajemen jurnal Aksa Sriti sadar benar bahwa tugas tersebut mesti diemban, sehingga edisi ini mengakomodir seluruh karya para pamong belajar, baik yang ada di BPPNFI Regional VII Mataram sendiri maupun pamong belajar dari BPKB dan SKB yang berada di Regional VII.

Disadari bahwa kesadaran para pamong untuk menulis di media seperti jurnal belum maksimal, sehingga manajemen jurnal secara pro-aktif menjeput “bola” dengan mengontak mereka (pamong) untuk menulis. Ternyata dengan cara ini cukup efektif untuk meningkatkan semangat para pamong untuk menulis. Lebih dari itu, manajemen jurnal menjadi lebih paham bahwa sesungguhnya potensi para pamong yang ada di regional VII sangat luar biasa. Tulisan-tulisan mereka begitu inspiratif, kreatif dan kritis dalam melihat atau memotret fenomenan PAUDNI.
Tulisan Djito tentang “Pelaksanaan metode pembelajaran BCCT di lembaga PAUD Harapan Bangsa UPT BPKB Bali” dan karya Made Diksa tentang “Model pembelajaran tematik berwawasan lingkungan pada penyelenggaraan program kelompok bermain untuk pembangunan berkelanjutan” adalah dua tulisan yang merupakan hasil penelitian atau pengembangan model yang mereka lakukan. Hal yang sama juga terlihat dari tulisan para pamong belajar BPPNFI Regional VII Mataram. Meski masih berupa gagasan model (yang belumselesai diuji coba), tetapi sudah terlihat ide dan konsep brilian dari yang mereka tawarkan lewat tulisan berjudul “mengagas model kursus dan pelatihan siap bekerja berbasis kemitraan”. Sementara tulisan Agus Sadid dan Suhrawardi merupakan catatan-catatan kritis tentang tradisi penilian yang dilakukan oleh tutor kesetaraan.

Membaca dan mencermati setiap tulisan yang ada dalam jurnal edisi ini, tidak hanya menambah pemahaman pembaca tentang bagaimana dinamika persoalan dan pemikiran para penulis entang PAUDNI, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk menilai bagaimana kreatifitas dan kemampuan pamong belajar yang ada di Regional VII dalam mengungkapkan ide dan pikiranya. Selamat membaca…