Suatu kebahagiaan tak ternilai bagi seluruh tim jurnal Aksa Sriti ketika telah merampungkan seluruh proses penerbitan jurnal ini, mulai dari upaya permintaan tulisan, pengeditan, penerbitan, hingga pendistribusian jurnal ini sehingga sampai di tangan pembaca. Kebahagian itu cukup beralasan di tengah kesibukan para kru jurnal menyelesaikan beragam tugas lainnya. Ternyata kami masih bisa mempertahankan eksistensi jurnal yang telah dirintis lebih dari tiga tahun silam ini.

Sebagai wujud konsistensi pengelola jurnal untuk mempertahankan karakter jurnal Aksa Sriti sebagai jurnal berhaluan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI), kami sedapat mungkin berikhtiar maksimal untuk memuat seluruh tulisan yang terkait dengan bidang PAUDNI dengan beragam variasi tema di dalamnya. Tulisan yang dimuat dalam jurnal ini antara lain merupakan hasil penelitian dan pengkajian yang dilakukan oleh pamong belajar yang ada di wilayah BPPNFI Regional VII, seperti tulisan I Wayan Sudiadayana dari SKB Klungkung tentang “Pelatihan Pendidikan PAUD dengan Pendekatan Kontekstual” dengan setting kasus di SKB nya sendiri.
Tulisan Dr. Safuri, M.Pd, tentang hasil pengamatannya tentang praktek pemberdayaan perempuan tani melalui penguatan program pembelajaran, juga telah memberi warna pendidikan nonformal dan informal dari isi jurnal ini. Masih terkait dengan bidang PAUDNI, dua dari empat tulisan dalam jurnal ini mengupas eksistensi dan peran kesenian tradisional dalam pendidikan nonformal dan informal. Hal ini secara eksplisit diuraikan oleh Anak Agung Ngurah Sumatri dalam tulisannya berjudul “Wayang sebagai media pendidikan informal dan nonformal” dan dalam tulisan tentang “Optimalisasi peran kesenian tradisonal NTB sebagai media komunikasi dan pendidikan sosial” dari Dr. Kadri, M.Si.
Jurnal ini telah memadukan antara ulasan hasil studi atau pengembangan dengan pokok-pokok pikiran (artikel populer) terkait dengan pengembangan PAUDNI ke depan, baik dari pamong maupun dari kalangan akademisi, dengan harapan semoga menjadi catatan berharga bagi setiap pembaca sehingga komitmen untuk terus mengembangkan PAUDNI makin terus terjaga dan selalu ditingkatkan. Selamat membaca…