Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas berkat dan rahmat-Nya jualah, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BPPAUDNI) Regional V Mataram dapat menerbitkan Jurnal Aksa Sriti Volume ke lima belas, sebagaimana direncanakan. Sebagai wujud konsistensi pengelolaan jurnal maka untuk mempertahankan karakter jurnal Aksa Sriti sebagai jurnal berhaluan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI), pengelola telah berusaha maksimal untuk memuat seluruh tulisan yang terkait dengan bidang PAUDNI dengan berbagai tema di dalamnya, yang di volume lima belas ini lebih cenderung mengedepankan tulisan mengenai Anak Usia Dini (AUD). Dengan berbagi informasi antar penulis, pembaca, dan pembuat kebijakan diharapkan terjadi pertukaran informasi antar penulis, pembaca, dalam mendukung kebijakan PAUDNI.

Jurnal volume ke lima belas ini diperkaya sebanyak 5 (lima) artikel yang diawali oleh artikel Rizki Rachmadiniar (Pamong Belajar BPPAUDNI Regional V) dengan judul “Parenting Kecakapan Sosial Berbasis Budaya Lokal” dalam pokok uraiannya
menjelaskan bahwa Kegiatan Parenting atau pendidikan keorangtuaan sangat penting dilaksanakan agar pemahaman orangtua sejalan dengan pembelajaran yang dilaksanakan di lembaga PAUD. Selanjutnya, Agus Sadid (Pamong Belajar SKB Sumbawa) dengan judul  “Melesatkan Potensi Emas Anak Usia Dini Melalui Implementasi Model Inovatif PAUD PRIMA: Anak Cerdas-Orang Tua Terberdayakan”. Studi ini akan meneliti model PAUD Prima sebagai model alternative dalam meningkatkan mutu anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4 D models. Hasil kajian Suharliyanto (Pamong Belajar BPPAUDNI Regional V) dengan judul  “Kompetensi Pendidik Dalam Pengembangan Karakter Pada Pendidikan Anak Usia Dini”. Kajian ini mengedepankan pendidik harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial untuk  mengoptimalkan pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter anak usia dini.
“Memanfaatkan Barang Bekas Sebagai Media Bermain Edukatif Bagi Anak Usia Dini” menjadi tulisan Baiq Lina Rahmayanti (Pendidik PAUD). Kebutuhan dari orang tua dan pendidik anak usia dini dalam kegiatan memberikan stimulan bagi anak dengan bahan yang sederhana.

Dan terakhir “Pengembangan Media Pembelajaran Keaksaraan Berbasis Media Cetak “Aksi Literasi” Untuk Tutor Keaksaraan” menjadi kajian Siti Juariah (Pamong Belajar SKB Sumbawa) yang mengemas tutor sebagai instrumen kunci, mengembangkan media “Aksi Literasi” dengan menggunakan dan memanfaatkan berbagai tulisan cetak yang ada di sekitar kita.

Semoga dengan terbitnya jurnal ini dapat memberikan inspirasi bagi pembaca dan pada gilirannya nanti diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan kita.  Akhirnya, kami sangat menantikan saran-saran yang konstruktif untuk
menyempurnakan jurnal ini. Selamat membaca.