BP-PAUD dan Dikmas NTB – 15 anak yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), diberikan pembekalan keterampilan dalam bentuk Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Pangkas Rambut mulai tanggal 29 sampai dengan 31 Oktober 2018.

Pendidikan dan pelatihan ini adalah sebagai wujud tanggungjawab BPPAUD dan Dikmas NTB kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di LPKA Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Dedy Hardi Putra sebagai Kasubsi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan di LPKA, dalam diskusinya dengan tim dari BPPAUD dan Dikmas NTB mengatakan jika kegiatan pendidikan dan pelatihan ini didasari atas keinginan untuk pembinaan di bidang kemandirian dan pengembangan bakat keterampilan sebagai bekal jika anak-anak ini telah keluar dari LPKA ini.

Pengalungan tanda peserta oleh Kepala LPKA secara simbolis sebagai tanda pelatihan pangkas rambut kerjasama dengan BP-PAUD Dikmas NTB  resmi dilaksanakan.

Berdasarkan hal tersebut diataslah maka, melalui program kerjanya yaitu kerjasama kemitraan, BPPAUD dan Dikmas NTB dan LPKA merealisasikan pembinaan kepada anak usia sekolah yang tidak sekolah.

“disini banyak anak usia sekolah yang tidak sekolah, jadi ini tanggungjawab kita bersama”, ujar Hizbul Maududi, Kasi Informasi dan Kemitraan BPPAUD dan Dikmas NTB dalam sambutannya pada saat acara pembukaan kegiatan.

“yang penting adik-adik disini mendapatkan bekal keahlian untuk hidup, urusan rejeki kita serahkan kepada Allah SWT, tidak perlu banyak-banyak tetapi satu saja yang ditekuni dan keterampilan potong rambut ini saya rasa akan berhasil, lanjutnya.

Tidak berbeda jauh dengan yang disampaikan oleh Hizbul, Kepala LPKA, Tri Wahyudi dalam laporannya juga menjelaskan bahwa di lembaga ini sudah ada yang bisa potong rambut tetapi harus dipoles lagi agar lebih bagus hasilnya, karena apa, jika seseorang sudah merasa cocok dengan hasil potongannya maka orang tersebut tidak akan pindah tempat.

Tidak lupa Tri Wahyudi mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas fasilitasi yang diberikan oleh BPPAUD dan Dikmas NTB, dan kedepannya juga akan mengusulkan kegiatan -kegiatan apa yang bisa dilakukan lagi.